<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
REDEEM

Advocacy Marketing Blog

2 min read

Miliki Komunitas Pelanggan Untuk Tingkatkan Value Brand Anda

.

Punya pelanggan setia yang dengan suka rela ikut mempromosikan produk yang digunakannya, tentu jadi impian para pemilih usaha. Namun pada kenyataannya, tak semudah itu menjaga konsumen supaya terus repurchase produk yang Anda jual. Bisa jadi karena masalah kualitas produk atau harga yang terlalu mahal sehingga konsumen akan berpikir ulang untuk membeli kembali. Akan tetapi kalau Anda yakin kualitas produk sudah sangat baik dengan harga yang terjangkau namun pelanggan tak juga bertambah, bisa jadi ada yang salah dalam sistem marketing Anda.

Coba intip beberapa cara di bawah ini yang akan membantu menciptakan pelanggan setia, bahkan sampai membentuk komunitas khusus untuk brand Anda:


Jangan biarkan ada image negatif tentang usaha Anda

Merupakan hal yang wajar kalau pembeli selalu menilai usaha Anda dari tampilannya. Rak yang kotor, bungkus produk yang terlihat kusam, atau pelayan yang kurang ramah, bisa menjadi bumerang yang akan mencelakakan bisnis Anda. Setiap bisnis pasti memiliki kekurangan, namun sebisa mungkin jangan sampai hal tersebut terlihat kepada para konsumen. Pastikan untuk tampil seprima mungkin, mulai dari kebersihan dan kerapian toko serta produk, pelayanan yang ramah, sampai dengan after service yang baik. Tanpa adanya image negatif tentang usaha Anda, akan lebih mudah mendapatkan para pelanggan setia.

Perhatikan hal-hal kecil yang bisa membuat pembeli kecewa

Anda mungkin memiliki toko dengan desain menarik dan nyaman dikunjungi, produk juga selalu terjaga kualitasnya dan harga sangat terjangkau, namun mengapa masih ada saja pembeli yang enggan kembali? Cobalah untuk mengecek hal-hal sepele yang selama ini luput dari perhatian Anda. Misalnya saja, kasir yang terlalu sedikit dan menyebabkan antrean panjang bisa membuat pembeli merasa kesal sehingga malas kembali lagi. Atau tempat parkir yang terlalu sempit juga bisa jadi alasan pembeli mengurungkan niatnya berbelanja di toko Anda. Sadarilah kalau hal-hal kecil semacam itu bisa membuat pembeli kabur setelah pembelian pertama.

people-holding-connected-copy-space-circle-icons_53876-64681

Berikan penghargaan untuk pelanggan

Kalau Anda sudah memiliki pelanggan, cobalah untuk membuat Customer relationship management sebagai bentuk penghargaan bagi mereka. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti memberikan gratis satu produk untuk pembelian 10 kali dalam bulan yang sama. Atau Anda juga bisa mengadakan event khusus member yang berhubungan dengan produk. Kalau Anda menjual cake, buatlah pelatihan cake decoration gratis yang pasti akan disambut meriah oleh para konsumen yang memang suka dengan kue dan proses pembuatannya.

Pekerjakan karyawan yang bisa melayani pelanggan dengan baik

Usaha yang sudah Anda bangun dengan susah payah bisa hancur karena hal sepele, seperti sikap karyawan yang tidak baik kepada pelanggan. Terlebih lagi di era digital seperti saat ini, ketidakpuasan kecil saja bisa menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial. Untuk mencegah hal semacam ini, pastikan Anda menyeleksi karyawan yang masuk dan mengedukasi mereka agar bisa menangani pelanggan dengan baik, tak peduli apapun kondisinya.

Lakukan follow up setelah pembelian pertama

Berhasil menjual produk kepada konsumen bukanlah goal terakhir Anda. Pastikan melakukan follow up kepada konsumen misalnya dengan mengirim email dan menanyakan apakah ada keluhan dari produk yang mereka beli. Dengan perhatian semacam ini, konsumen akan merasa lebih puas dan besar kemungkinannya kembali membeli produk yang Anda jual.

Nah, cobalah menerapkan 5 hal tersebut secara perlahan. Mulai dari cara yang Anda rasa paling mudah dan memungkinkan untuk dilakukan. Sabarlah dengan prosesnya, sebab tak ada yang instan kalau Anda ingi mendapat hasil maksimal.

Featured