<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
REDEEM

Advocacy Marketing Blog

2 min read

Pengaruh B2B User Experience Terhadap Keberhasilan Online Marketing

.

Selama ini, customer experiences menjadi hal yang sangat penting dalam B2C atau business to consumer. Sebab dalam hal ini pengalaman konsumen terhadap sebuah produk maupun brand sangat menentukan kelangsungan sebuah bisnis. Namun selama ini B2B (business to business) user experiences kurang mendapat perhatian karena B2B user dianggap sama-sama membutuhkan satu sama lain. Namun berdasarkan studi yang dilakukan oleh Forrester, sebuah market research company dari Amerika, saat ini B2B user experience semakin berperan penting terhadap perkembangan sebuah bisnis terutama dengan adanya penjualan secara online.

user experience


Pentingnya B2B user experience

Survei tersebut menunjukkan bahwa makin banyak B2B user yang peduli terhadap sistem marketing secara online, salah satunya melalui e-commerce yang dibuat oleh pemilik usaha. Para B2B user saat ini mengarapkan interface yang lebih bersahabat, layanan yang dijelaskan secara detail, dan juga tampilan produk yang baik pada situs e-commerce. Lalu apa pentingnya B2B user experience ini terhadap perkembangan bisnis sebuah perusahaan?

Berdasarkan penelitian mengenai B2B experiences yang dilakukan oleh customer experience research Temkin Group, 86 persen B2B user yang mendapatkan pengalaman positif selama pembelian online akan kembali untuk melakukan pembelian ulang. Kemudian 86 persen B2B user tersebut juga 2 kali lipat lebih sering melakukan pembelian dan menghabiskan dana hingga 200 persen setiap tahunnya untuk membeli produk secara online. Jadi bisa disimpulkan bahwa dengan adanya B2B user experiences yang baik, akan tercipta long term relationship antara kedua pihak yang saling menguntungkan.

Meningkatnya B2B user experience ini ternyata tak hanya berpengaruh terhadap kemampuan sebuah perusahaan untuk memenangkan persaingan, tapi juga bisa meningkatkan pertumbuhan pendapatan hingga 10 sampai 15 persen setiap tahunnya. Tak hanya itu saja, B2B user experience yang baik juga berpengaruh terhadap tingkat kepuasan konsumen yang lebih tinggi, kebahagiaan para karyawan, bahkan juga mengurangi biaya operasional sampai dengan 20 persen. Fakta ini dikemukakan melalui research yang dilakukan oleh McKinsey, sebuah management consultant firm yang berpusat di Amerika.

Yakinkan konsumen dengan produk terbaik

Untuk meningkatkan B2B user experience dalam online marketing ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendesain e-commerce site yang baik. Dalam membuat e-commerce site, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan yakni bagaimana cara untuk meyakinkan konsumen bahwa yang Anda jual adalah produk atau layanan berkualitas. Kemudian Anda juga perlu memastikan konsumen mau menginvestasikan dana mereka dalam jangka panjang. Yakinkan bahwa konsumen akan memperoleh keuntungan dari kerja sama jangka panjang yang dilakukan.

Melalui e-commerce site tersebut Anda juga harus memasukkan informasi yang jelas mengenai produk, harga, dan juga bentuk kerja sama yang Anda tawarkan. Memasukkan informasi yang terlalu ambigu dan minim justru akan membuat konsumen ragu dan menilai Anda kurang profesional. Apalagi kalau Anda berhadapan dengan B2B user yang sudah punya banyak pengalaman di dunia bisnis, maka pastikan setiap hal yang Anda tampilkan di e-commerce site menunjukkan profesionalitas.

Yang tak kalah pentingnya, konten di dalam e-commerce site Anda juga sangat berperan untuk meningkatkan B2B user experience. Dalam hal ini, Anda perlu membuat konten yang unik namun tetap menggambarkan produk dengan baik. Bisa dalam bentuk artikel, ilustrasi, atau video, carilah jenis konten yang dirasa bisa menyampaikan value dari brand Anda dengan tepat sasaran.

 

Featured