<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
REQUEST A DEMO

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

Cara Agar Referral Marketing Jadi ‘Tambang Emas’ Untuk Bisnis Anda

.

 

customer-retention_6280-648

Selama ini banyak yang masih meremehkan referral marketing sebagai salah satu strategi promosi yang efektif. Padahal, referral marketing merupakan salah satu strategi terbaik untuk mendapatkan konsumen baru yang berpeluang menjadi pelanggan. Mengapa demikian? Sebab konsumen baru ini tidak hanya membeli secara kebetulan atau terpengaruh iklan, namun mereka percaya terhadap kualitas produk dan brand Anda dikarenakan referensi dari orang yang mereka kenal. Kekuatan trust atau kepercayaan ini berperan besar dalam meningkatkan pembelian produk dalam jumlah yang cukup besar.

 

Masalahnya, untuk mencapai tahap di mana konsumen bisa menjadi agen promosi dari produk Anda, dibutuhkan waktu yang sangat lama dan effort yang tidak mudah. Untuk mengubah konsumen menjadi pelanggan setia, Anda harus berhasil memuaskan konsumen dalam berbagai hal mulai dari kualitas produk, harga, pelayanan saat pembelian, dan juga after purchase service. Belum lagi bagaimana cara Anda berpromosi serta image dari brand yang ditampilkan melalui media massa, juga sangat berpengaruh terhadap kepuasan konsumen.

Namun ada juga cara lain yang bisa membantu Anda dalam memaksimalkan referral marketing selain melalui kepuasan pelanggan yang tinggi, yakni melalui referral program. Nah, kalau Anda ingin membuat referral program yang bisa memberikan hasil maksimal, ada beberapa panduan yang perlu Anda lakukan seperti berikut ini:

Buatlah referral program yang terukur

Referral marketing secara organik pada dasarnya memang sulit untuk diukur, karena Anda tidak bisa melacak satu persatu konsumen yang mereferensikan brand atau produk Anda dan seberapa baik hasilnya. Namun melalui referral program, Anda bisa mengukur tingkat keberhasilan dan efektivitas dari sistem pemasaran ini. Cara termudah adalah dengan mengharuskan konsumen yang mengikuti referral program untuk mendaftar terlebih dahulu. Dari situlah Anda bisa melacak seberapa banyak konsumen yang sudah berkomitemen untuk mengikuti referral program tersebut.

Gunakan indikator yang luas untuk mengukur kepuasan konsumen

Saat menciptakan referral program, penting untuk menciptakan image bahwa produk dan brand Anda memuaskan banyak konsumen. Masalahnya, bagaimana jika selama ini hanya ada sedikit feedback positif dari konsumen? Cobalah untuk memperluas indikatornya, misalnya dengan mencantumkan poin-poin sederhana seperti mencari tahu seberapa puas konsumen dengan tampilan website, layanan pembelian, atau juga respons dari customer service. Buatlah polling sederhana dan tampilkan hasilnya kepada masyarakat luas sehingga akan membantu meningkatkan image positif dari brand Anda.

Buat referral program yang mudah diikuti

Tak ada gunanya menciptakan referral program yang brilian jika sistemnya terlalu sulit untuk diikuti. Selain itu, sistem referral program yang terlalu sulit juga akan mengurangi antusiasme konsumen untuk ikut serta. Anda juga perlu menyesuaikan konsumen yang dimiliki dengan referral program yang dibuat. Ada kalanya perusahaan kurang cermat dalam menciptakan referral program sehingga hasilnya kurang maksimal, bukan karena antusiasme yang kurang namun target konsumen tidak mendapatkan informasi yang jelas tentang hal tersebut. Atau bisa jadi juga target konsumen tidak mendapatkkan keuntungan apapun dari referral program yang Anda ciptakan.

Jangan lupa untuk memanfaatkan data yang Anda miliki dalam menciptakan referral program. Data yang menjelaskan mayoritas usia, pekerjaan, cara pembelian, dan juga feedback konsumen akan sangat berguna dalam menyusun referral program yang sesuai. Tak hanya itu saja, berikan juga iming-iming menarik sehingga lebih banyak konsumen yang tertarik untuk mengikuti referral program tersebut.

Featured

Subscribe Here!