<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

Alasan Subscription Economy Berfokus pada Konsumen, Bukan Produk

.

Sebenarnya subscription economy sudah ada sejak lama. Bahkan, sebelum era digital berkembang dengan pesat seperti sekarang ini. Namun, di era modern ini, kesuksesan model bisnis subscription itu bukan dinilai dari produknya namun orang yang menggunakannya. Jika mengambil contoh penjualan CD musik, maka dalam subscription economy, keberhasilan penjualan itu bukan dilihat dari packaging CD-nya, bukan pula CD itu sendiri, melainkan orang yang mendengarkan musiknya. Jadi, meskipun tidak membelinya, namun orang tersebut senang mendengarkannya, ini berarti subscription itu sukses.

ilus20-02

Jika diingat lagi pada masa-masa internet masih belum berkembang seperti sekarang, kita banyak menemukan tempat rental VCD dan DVD film. Kita pun menyewanya untuk sekian hari, kemudian kita mengembalikannya ke rental tersebut setelah selesai nonton. Sama halnya dengan rental mobil, sepeda motor, perlengkapan kemah, baju pengantin, dan masih banyak lagi. Ini adalah contoh subscription yang tidak melibatkan e-commerce. Dari contoh tersebut, bisa dinilai bahwa kesuksesan subscription economy itu ditentukan oleh fokus kita terhadap pengalaman customer. Bagaimana kita bisa memberikan pengalaman yang memuaskan kepada customer, dan tidak semata-mata berfokus pada produk yang dijual.

Subscription Economy Modern Berbeda dengan Model Lama

Dalam berbagai macam bidang industri, sudah menjadi sebuah paradigma bahwa suatu bisnis harus bisa menjual produk dan layanan sesering mungkin, sebanyak-banyaknya, kepada banyak orang. Namun, kini bukan itu yang menjadi fokus bisnis karena berubahnya perilaku konsumen. Strategi yang tepat untuk penjualan harus mengarahkan fokus kepada manusianya dan bukan produknya. Jadi, perusahaan harus bisa menyediakan akses penggunaan layanan dan bukan kepemilikan atas suatu barang kepada konsumennya.

Bisnis Anda juga harus bisa memberikan layanan yang bisa dikustomisasi dengan mudah sesuai keinginan customer, dan bukan menjual produk yang sudah umum dan sering dibeli. Anda pun harus dapat melakukan improvisasi sewaktu-waktu dan tidak terpaku pada satu rencana penjualan saja. Selain itu, jangan lupa bahwa Anda perlu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, karena ini kunci dari subscription. Kemudian, ingat kembali bahwa pelayanan Anda bukan tentang memberikan kesempurnaan, tetapi bagaimana Anda bisa melayani dengan responsif dan sesuai harapan customer.

Setiap Bisnis Perlu Menumbuhkan Hubungan Customer, Bukan Transaksi Penjualan

Ketika bisnis Anda bisa menjalin hubungan yang baik dengan customer, maka ini dapat memberikan pengaruh yang positif kepada Anda. Sebab, customer yang bisa melihat value dari bisnis Anda, dan karena itulah mereka merasa nyaman untuk terus berlangganan, akan membuat revenue Anda meningkat karena adanya pemasukan dari biaya langganan yang dibayarkan oleh customer tersebut. Maka dari itu, kuncinya adalah membangun hubungan yang kuat dengan customer, dan bukan semata-mata meningkatkan transaksi penjualan. Ada dua kunci utama agar Anda berhasil melakukannya, yaitu:

1. Meningkatkan biaya berlangganan yang harus dibayar oleh customer

2. Menumbuhkan jumlah subscriber yang membayar biaya berlangganan kepada Anda

Ketika Anda berhasil menerapkannya, maka tingkat pertumbuhan pendapatan Anda bisa meningkat secara perlahan tapi pasti, hingga tiga kali lipat. Sementara, angka churn atau kepergian customer juga menurun hingga 25%. Ini semua bisa terjadi jika Anda melakukan strategi yang tepat untuk menjaga relationship dengan customer.

Kini, semua bisnis sudah mulai beralih pada model subscription. Apapun strategi penjualan Anda, maka itu harus mampu memberikan value kepada customer sehingga mereka merasa benar-benar puas, dan dengan senang hati terus berlangganan pada Anda.

 

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured