Direct Selling untuk Perusahaan FMCG

Topics:

Agu 29, 2022 • 6 min read

direct selling

Saat ini, telah banyak industri FMCG yang mulai beralih menjual produk secara mandiri. Ini berarti mulai dari promosi, packaging, pengumpulan data pelanggan tidak dilakukan melalui pihak ketiga.

Direct selling atau direct-to-customer (DTC) memiliki banyak manfaat bagi perusahaan, namun terdapat juga tantangan yang perlu dihadapi perusahaan. Berikut merupakan ulasan selengkapnya mengenai direct selling. 

Pengertian Direct Selling

Melansir Big Commerce, direct selling adalah penjualan produk sendiri kepada pelanggan akhir tanpa bantuan distributor, wholesaler atau retailer.

Dengan penggunaan e-commerce yang semakin marak di Indonesia, merupakan kesempatan yang baik untuk perusahaan FMCG untuk menjual produknya secara langsung tanpa campur tangan dari distributor maupun ritel. Selain melalui platform e-commerce, direct selling juga dapat melalui outlet atau toko pabrik. 

Salah satu contoh direct selling yang paling sering dijumpai adalah pelanggan dapat membeli produk Apple secara langsung di toko resmi, atau toko online resmi di berbagai platform e-commerce. Dengan begini, perusahaan lebih mudah untuk mengontrol proses distribusi produknya. 

Manfaat Direct Selling untuk Perusahaan FMCG 

Setelah mengetahui pengertian dari direct selling itu sendiri, berikut adalah manfaat direct selling untuk perusahaan FMCG yang perlu diketahui. 

1. Bersaing dengan kompetitor dan brand kecil

Keuntungan yang pertama dari direct selling ini adalah untuk mengalahkan pesaing dan brand-brand yang kecil.  Hal ini karena dengan mengaplikasikan direct selling, maka hambatan dari pesaing dapat berkurang.

2. Produk lebih cepat sampai ke konsumen

Manfaat selanjutnya adalah, produk perusahaan dapat cepat sampai ke tangan konsumen. Produk tidak perlu melewati proses distribusi yang panjang seperti jika memasarkannya melalui pihak ketiga.

Cukup dengan promosi melalui website atau e-commerce, pelanggan dapat langsung menjangkau produk Anda. 

3. Mendapatkan data pelanggan 

Data pelanggan merupakan hal yang penting dalam analisis pelanggan. Seperti apa perilaku belanja mereka, jenis produk apa yang mereka beli, sampai dengan demografi pelanggan.

Dengan menjalankan direct selling, perusahaan dapat memperoleh data yang lebih real time dari pelanggan mereka. Hal ini bermanfaat untuk inovasi bisnis kedepannya, seperti menentukan produk apa yang perlu ditingkatkan kualitasnya, dan yang lain sebagainya.  

4. Saluran penjualan baru 

Dengan melakukan direct selling kepada pelanggan, sebuah perusahaan FMCG bisa mendapatkan saluran penjualan baru.

Tidak hanya menjual produk secara tradisional, seperti melalui distributor, perusahaan bisa membuat saluran penjualan sendiri seperti toko online sendiri atau situs web. 

5. Meningkatkan business resilience 

Adanya pandemi belakangan ini membuat konsumen lebih menyukai untuk berbelanja online dibandingkan dengan offline.

Dalam kondisi ini, perusahaan FMCG masih dapat bertahan dengan menjual berbagai produknya melalui saluran penjualan online. Hal inilah yang memungkinkan tingkat ketahanan bisnis perusahaan tetap terjaga.

6. Price control 

Keuntungan yang lainnya dalam direct selling ini adalah, perusahaan dapat mengontrol harga barang. Selain itu, direct selling juga mendorong perusahaan untuk memperkuat MSRP (harga ritel). 

7. Potensi membangun customer relationship yang lebih baik 

Manfaat lainnya ketika pelanggan membeli produk secara langsung adalah perusahaan bisa mendapatkan data customer secara lengkap.

Adapun data ini bermanfaat bagi perusahaan FMCG untuk meningkatkan kualitas produk, dan juga kampanye pemasaran untuk hubungan pelanggan yang lebih baik.

Tantangan dalam Direct Selling untuk FMCG 

Selain direct selling yang memiliki manfaat untuk perusahaan FMCG, berbagai tantangan yang harus dihadapi antara lain;

1. Mengatur stok produk di semua channel tetap aman 

Dengan banyaknya produk di perusahaan FMCG, tentunya tantangan yang pertama adalah bagaimana caranya agar stok produk pada semua saluran penjualan tetap aman. Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk memiliki channel yang terintegrasi. 

2. Jumlah pesanan online yang bisa membludak 

Tantangan selanjutnya adalah pada waktu tertentu pesanan online yang masuk bisa membludak.

Seperti contoh ketika 8.8 shopping sale, berbagai promosi menarik dan diskon dapat membuat pesanan online semakin banyak di waktu bersamaan. Hal ini tentunya membuat perusahaan FMCG perlu mengalokasikan lebih banyak karyawan untuk mengurusi pesanan online.

3. Masalah perlindungan data pelanggan 

Kebocoran data pelanggan merupakan salah satu tantangan dalam menjalankan direct selling. Oleh karena itu, perusahaan perlu sistem pengamanan yang ketat untuk data pelanggan seperti data pribadi dan juga info pembayaran. 

4. Silo dalam teknologi 

Pada umumnya, perusahaan yang mengaplikasikan direct selling menambahkan integrasi perangkat lunak untuk mengelola channel penjualan yang baru. Ini merupakan tantangan karena sistem tersebut juga memiliki resiko. 

Strategi Direct Selling untuk FMCG

Berikut adalah beberapa strategi direct selling untuk perusahaan FMCG, yaitu sebagai berikut:

1. Pilih channel yang sesuai bisnis 

Untuk menjalankan direct selling ke pelanggan, perusahaan dapat menentukan saluran penjualan yang paling sesuai. Seperti contoh, membuat website sendiri, web e-commerce ataupun melalui sosial media. 

2. Perencanaan yang matang 

Selain channel yang sesuai, perusahaan perlu membuat perencanaan yang lengkap untuk berbagai saluran penjualan.

Termasuk dengan UI, arsitektur, inventory management dan juga PIC jika perusahaan ingin menjual produk melalui website. 

3. Investasi di teknologi dan tools yang benar 

Strategi selanjutnya adalah perusahaan FMCG dapat investasi pada teknologi dan tools yang tepat untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dalam direct selling. Anda dapat menggunakan platform loyalty & rewards dari Tada untuk mendorong loyalitas, meningkatkan retensi pelanggan sekaligus angka penjualan.

Request demo kami sekarang untuk mengetahui lebih banyak bagaimana Tada dapat membantu bisnis Anda.

Request a Demo

Download E-book
Pelajari bagaimana Tada membantu brand-brand terkemuka di dunia

Baca studi kasus kami untuk mengetahui lebih banyak bagaimana program loyalty & rewards dari Tada membantu meningkatkan profitabilitas bisnis mereka.

Gambar E-Book
Download  
Close