---
title: Hindari 3 Hal Ini Saat Menerapkan Strategi Customer Retention
description: Program customer retention yang efektif dapat membantu bisnis mengidentifikasi kendala yang membuat customer pergi.
image: https://blog.usetada.com/hubfs/20%20(udah%2026%2c%2098).png
---

[![Logo TADA](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/image%2067%20(1).png "TADA")](https://www.usetada.com)

![Dropdown Navigation Icon](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/hamburger.svg "Menu")

[Blog](https://blog.usetada.com/id)

[B2B Loyalty](https://blog.usetada.com/id/tag/b2b-loyalty-program)

[B2C Loyalty](https://blog.usetada.com/id/tag/customer-loyalty)

[Tadakado](https://blog.usetada.com/id/tag/tadakado)

[News](https://blog.usetada.com/id/tag/news)

![Icon Globe](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/globe.svg "Language") Indonesia

[English](https://blog.usetada.com/en) [Indonesia](https://blog.usetada.com/id)

- [Home](https://blog.usetada.com/id)
- Hindari 3 Hal Ini Saat Menerapkan Strategi Customer Retention

# Hindari 3 Hal Ini Saat Menerapkan Strategi Customer Retention

Okt 31, 2019 • 3 min read

Seringkali bisnis memfokuskan upaya untuk mendapatkan *customer* baru. Hal tersebut dijadikan sebagai prioritas paling utama. Memang benar bahwa menambah *custmer* itu menguntungkan, namun ini sama pentingnya dengan fokus terhadap *[customer retention](https://blog.usetada.com/id/alasan-mengapa-customer-retention-menjadi-kunci-penting-untuk-bisnis)*. Tahukah Anda bahwa biaya operasional yang diperlukan untuk mempertahankan pelanggan itu jauh lebih rendah dibandingkan untuk mencari *customer* baru?

![20 (udah 26, 98)](https://blog.usetada.com/hubfs/20%20(udah%2026%2c%2098).png)

*Customer* lama Anda sudah terbiasa menggunakan *brand* Anda, mereka pun sudah mengetahui seperti apa produk dan layanan Anda. Menurut studi dari Harvard Business Review, terbukti bahwa meningkatkan *customer retention* 5% saja, dapat ikut menaikkan *revenue* bisnis sebesar 25-95%. Ini berarti biaya untuk *retention* 5-25 kali lebih rendah daripada mendatangkan *customer* baru. Namun, sebelum kita mempelajari hal-hal yang perlu dihindari saat menerapkan *[customer retention](https://blog.usetada.com/id/statistik-customer-retention-untuk-optimalkan-strategi-pemasaran)*, mari memahami pengertian strategi *marketing* ini terlebih dahulu.

**Memahami Pengertian *Customer Retention***

Pada dasarnya, pengertian *customer retention* sederhana saja. *Customer retention* merupakan strategi yang diterapkan untuk membuat *customer* loyal terhadap suatu *brand* atau bisnis. Strategi ini bertujuan mengarahkan *one-time shopper* untuk melakukan pembelian secara berkala, sekaligus membuat mereka merekomendasikan *brand* tersebut kepada teman dan kenalan mereka. Hasil yang didapat dari *customer retention* bukan hanya *profit* saja, namun juga mencapai target bisnis dalam jangka panjang.

Meskipun sudah sering disebutkan bahwa lebih mudah mempertahankan *customer* jika dibandingkan mendapatkan *customer* baru, tetap saja banyak bisnis yang gagal dalam mengeksekusi strategi tersebut. Berdasarkan *report* dari Econsultancy, ketika *customer* ditanya alasan mereka meninggalkan sebuah *brand*, 68% menjawab bahwa mereka merasa *brand* tersebut tidak mempedulikan *customer*-nya, sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti berlangganan *brand* tersebut.

Program *customer retention* yang efektif dapat membantu bisnis mengidentifikasi kendala tersebut, apa yang membuat *customer* pergi. Jadi, perusahaan Anda bisa mengupayakan langkah penting yang bisa meningkatkan *retention,* sehingga dapat meningkatkan *revenue* bisnis Anda dalam jangka panjang.

**Hal yang Perlu Dihindari dalam Menerapkan *Customer Retention***

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda hindari ketika menerapkan strategi *customer retention*:

**Membiarkan *customer* menunggu lama**. *Customer* merasa frustasi kalau mereka harus menunggu lama ketika sedang mendapat pelayanan. Baik saat mereka membeli lalu membayar produk Anda, atau ketika mereka sedang meminta bantuan pada *customer service*. Antrean dan pelayanan yang lama paling tidak disukai *customer*. Maka dari itu, akan lebih baik jika Anda menerapkan upaya antisipasi untuk ini.

**Memberikan terlalu banyak pertanyaan**. *Customer* akan merasa terganggu apabila *customer support* Anda membombardir mereka dengan pertanyaan yang terlalu banyak. Anda bisa merancang pertanyaan standar yang bisa ditanyakan *customer support* kepada *customer*. Apapun bentuk layanan yang diberikan, sesuaikan pertanyaan yang benar-benar penting untuk ditanyakan. Jadi, selain mempercepat prosesnya, *customer support* Anda juga memahami kebutuhan *customer* tersebut, sehingga bisa memberikan bantuan dan solusi.

**Ada terlalu banyak pilihan**. Ketika *customer* Anda meminta bantuan untuk permasalahan atau kendala mereka, berikan bantuan sewajarnya namun tepat sasaran. Sebab, jika Anda memberikan terlalu banyak pilihan untuk *customer*, mereka akan merasa bingung dan akhirnya malah frustrasi. Ini bisa berujung pada kepergian *customer*, mereka berhenti berlangganan *brand* Anda. Anda juga bisa memanfaatkan platform *online* untuk memberikan bantuan kepada *customer* dengan lebih mudah dan cepat.

Dengan menerapkan strategi *customer retention* yang tepat, serta menghindari hal-hal yang berisiko menjauhkan *customer*, Anda bisa mencapai target perusahaan sesuai yang diinginkan. Semoga berhasil.

 

![Profile](https://app.hubspot.com/settings/avatar/8cbb928b0d853896bb2d825c49214d24 "Clara Alverina")

[Clara Alverina](https://blog.usetada.com/id/author/clara-alverina)

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

*Don't forget to share this post!*

![Icon Facebook](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/ic-fb-2.svg "Facebook")

![Icon LinkedIn](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/ic-linkedin.svg "LinkedIn")

![Icon WhatsApp](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/ic-wa.svg "WhatsApp")

 Related Article

![logo](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/logo-tada-ai-driven.png)

Indonesia

 Foresta Business Loft 7 unit 18, Jl. BSD Boulevard Utara, Lengkong Kulon, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15331

Malaysia

 Common Ground Iskandar Spaces, A-FF01-03 & B-FF-01-07, Common Ground Petaling Jaya, G.016, Ground Floor & 1.013 First Floor, The Square, Jaya One, 72A, Jalan Prof Diraja Ungku Aziz, Seksyen 13, 46200 Petaling Jaya, Selangor

Singapore

 21B Bukit Pasoh Road, Singapore 089835

Solutions

- [Tada Loyalty](https://www.usetada.com/en/tada-loyalty/)
- [Tada Rewards](https://www.usetada.com/en/tada-rewards/)
- [Tadakado](https://tadakado.com/)

Resources

- [Blog](https://blog.usetada.com/en)
- [Case Studies & e-Books](https://www.usetada.com/en/case-study/)
- [News](https://blog.usetada.com/en/tag/news)

Company

- [About Us](https://www.usetada.com/en/about-us/)
- [Careers](https://www.usetada.com/en/career/)
- [Media Coverage](https://www.usetada.com/en/media-coverage/)

![ISO](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/ISO%20(1).png)

![Marketing Excellence Awards](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/MEA.svg)

![Loyalty and Engagement Award](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/LEA.svg)

![badge](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/badge1.svg)

![badge](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/badge2.svg)

![badge](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/badge3.svg)

![badge](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/badge4.svg)

![badge](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/badge5.svg)

---

Follow Us On:

[![LinkedIn](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/ic-linkedin.svg)](https://id.linkedin.com/company/usetada) [![YouTube](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/ic-youtube.svg)](https://www.youtube.com/@usetada) [![Instagram](https://blog.usetada.com/hubfs/Blog%20Template/Footer/ic-instagram.svg)](https://www.instagram.com/usetada/)

Solutions

- [Tada Loyalty](https://www.usetada.com/en/tada-loyalty/)
- [Tada Rewards](https://www.usetada.com/en/tada-rewards/)
- [Tadakado](https://tadakado.com/)

Resources

- [Blog](https://blog.usetada.com/en)
- [Case Studies & e-Books](https://www.usetada.com/en/case-study/)
- [News](https://blog.usetada.com/en/tag/news)

Company

- [About Us](https://www.usetada.com/en/about-us/)
- [Careers](https://www.usetada.com/en/career/)
- [Media Coverage](https://www.usetada.com/en/media-coverage/)

Indonesia

 Foresta Business Loft 7 unit 18, Jl. BSD Boulevard Utara, Lengkong Kulon, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15331

Malaysia

 Common Ground Iskandar Spaces, A-FF01-03 & B-FF-01-07, Common Ground Petaling Jaya, G.016, Ground Floor & 1.013 First Floor, The Square, Jaya One, 72A, Jalan Prof Diraja Ungku Aziz, Seksyen 13, 46200 Petaling Jaya, Selangor

Singapore

 21B Bukit Pasoh Road, Singapore 089835

[Privacy Policy](https://www.usetada.com/id/privacy-policy/) [Terms and Conditions](https://www.usetada.com/id/terms-and-conditions/) [Help Center](https://help.usetada.com/)

Copyright © 2023 Tada, Inc.

```json
{
  "@context" : "https://schema.org",
  "@type" : "BlogPosting",
  "author" : {
    "@type" : "Person",
    "name" : "Clara Alverina",
    "url" : "https://blog.usetada.com/id/author/clara-alverina"
  },
  "dateModified" : "2022-07-19T10:38:08.424Z",
  "datePublished" : "2019-10-31T03:00:00.000Z",
  "headline" : "Hindari 3 Hal Ini Saat Menerapkan Strategi Customer Retention",
  "image" : [ "https://blog.usetada.com/hubfs/20%20(udah%2026%2c%2098).png" ],
  "mainEntityOfPage" : {
    "@id" : "https://blog.usetada.com/id/hindari-3-hal-ini-saat-menerapkan-strategi-customer-retention",
    "@type" : "WebPage"
  },
  "publisher" : {
    "@type" : "Organization",
    "logo" : {
      "@type" : "ImageObject",
      "url" : "https://blog.usetada.com/hubfs/TADA-LOGO-WHITE-1.png"
    },
    "name" : "PT AKSI VISITAMA"
  }
}
```