<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

Memandang Prospek Subscription di Masa Depan

.

Selama beberapa tahun terakhir, subscription economy terus mengalami perkembangan. Bahkan perkembangannya sangat pesat. Sebab, konsumen semakin menginginkan pelayanan yang bisa membuat mereka merasa nyaman. Konsumen pun lebih memilih layanan digital daripada memiliki produk secara fisik. Orang-orang merasa bahwa berlangganan layanan digital lebih praktis, nyaman dan mudah digunakan, daripada harus membeli barang fisiknya. Contohnya saja yang paling mudah seperti e-book, film streaming, musik di Spotify dan masih banyak lagi.

ilus20-03

Model Bisnis Subscription Perlu Diterapkan Semua Bidang Industri

Kini, tidak hanya e-commerce saja yang perlu memiliki layanan digital untuk customer. Sebab, masyarakat semakin beralih dari pelayanan fisik ke digital, apapun produk yang ingin mereka cari. Bahkan, subscription juga bakal perlu diterapkan oleh bidang industri yang penting untuk hajat hidup orang banyak, seperti transportasi contohnya. Bayangkan, kalau customer bisa membayar subscription rutin untuk berlangganan bis kota dengan rute tertentu dalam satu bulan, bukankah ini sangat praktis?

Aspek seperti ini pula yang semakin menurunkan minat masyarakat untuk memiliki barang, karena dirasa lebih praktis membayar biaya sewa dan langganan. Masih menggunakan contoh langganan tiket bis kota, kalau Anda bisa melakukannya, kenapa harus membeli mobil? Inilah yang mendorong perubahan mindset masyarakat zaman sekarang. Oleh karena itu pula, subscription juga berpeluang besar untuk diterapkan di semua bidang industri dan pelayanan masyarakat.

Prediksi Perkembangan Subscription Economy di Masa Mendatang

Menurut data dari Netimperative, diprediksi pada tahun 2020, 50 persen perusahaan besar dunia akan menggantungkan bisnis mereka pada penjualan melalui produk, layanan dan pengalaman customer secara digital. Bahkan untuk sekarang saja, bisnis yang sudah menerapkan strategi ini, mengalami perkembangan sebesar 2 hingga 5 kali lebih cepat, jika dibandingkan dengan industri lainnya yang belum menerapkan pemasaran dan subscription secara digital. Maka dari itulah, subscription economy sudah tidak bisa dibatasi hanya pada satu sektor indsutri tertentu saja, seperti misalnya e-commerce atau perdagangan digital. Namun, semua bidang industri perlu menerapkan metode subscription.

Pengaruh Subscription Terhadap Kepuasan Customer

Subscription merupakan salah satu strategi yang efektif untuk mempertahankan customer. Sekarang, kita bayangkan saja customer semakin menyukai layanan berlangganan daripada membeli barang secara fisik. Lalu, bisnis Anda tidak menyediakannya, maka hanya tinggal menunggu waktu saja sampai customer tidak betah lagi, hingga berhenti berlangganan kepada Anda. Maka dari itulah, subscription berperan sangat penting untuk mempertahankan pelanggan lama Anda. Subscription juga dapat mengurangi angka churn atau jumlah customer yang pergi dan berhenti berlangganan brand Anda.

Subscription Economy di Masa Depan

Seperti yang Anda baca pada poin sebelumnya, bahwa subscription dapat mengurangi tingkat churn, sehingga bisa membantu mempertahankan lebih banyak pelanggan. Ini tentu saja menguntungkan Anda karena bisa sekaligus mendorong pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan laba bisnis Anda. Di masa depan, subscription sangat erat kaitannya dengan customer retention. Apalagi, jika perusahaan Anda sedang mengalami churn yang semakin tinggi. Maka, mengoptimalkan strategi subscription bisa menjadi solusi tepat untuk mempertahankan customer lama Anda.

Subscription juga dapat membantu meningkatkan engagement antara Anda dan customer. Sebab, dengan memberikan pelayanan yang memuaskan, maka customer akan merasa benar-benar diperhatikan. Jadi, mereka merasakan ikatan yang semakin kuat dengan brand Anda. Customer pun jadi semakin loyal dan betah, sehingga inilah yang membuat retention Anda juga makin optimal.

 

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured