<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

3 min read

Mengarahkan Fokus pada Mobile Loyalty untuk Marketing Modern

.

Kini, hampir semua orang beraktivitas online di internet sembari melakukan berbagai kegiatan. Kenyataannya, penggunaan akses internet di rumah sekarang juga semakin berkurang. Menurut statistik Pew Research Center yang dikutip di Forbes, 20% orang Amerika menggunakan smartphone untuk online sambil beraktivitas, daripada memakai akses internet di rumah. Ini berarti kebutuhan Anda untuk mengeksplorasi program mobile loyalty semakin meningkat.

Teknologi mobile menawarkan kesempatan kepada retailer maupun customer untuk menambah poin dan menukarkannya sesuai dengan keinginan, para customer tersebut juga bisa menerima reward berdasarkan lokasi mereka berada. Sebagai timbal balik, ini bisa mengoptimalkan engagement dan meningkatkan loyalty.

10 (udahkah, 85)

Orang-Orang Selalu Online dengan Menggunakan Smartphone

Berdasarkan studi yang telah disebutkan sebelumnya, kebanyakan masyarakat Amerika memiliki ponsel, 77% di antaranya mempunyai smartphone. Sementara, studi lainnya yang dilakukan oleh Pew Research Center menemukan bahwa 77% orang Amerika online setiap hari. Selain itu, lebih dari seperempatnya mengatakan bahwa mereka jarang offline, sementara 43% lainnya online beberapa kali dalam satu hari. Pengguna mobile pada umumnya terbiasa membuka internet bahkan tanpa mereka sadari, dengan persentase 89% di antaranya online setiap hari dan hampir sepertiganya online setiap saat.

Waktu yang dihabiskan online bukan hanya untuk mengakses website saja. Rata-rata orang dewasa yang memiliki smartphone menghabiskan dua jam per hari untuk menggunakan apps. Konsumen juga selalu menggunakan smartphone mereka ketika sedang berbelanja, mereka menggunakannya untuk mencari-cari kupon belanja, membeli produk hingga berkomunikasi dengan brand langganan mereka. Lebih dari separuh pengguna smartphone tersebut mencari harga barang yang ingin dibeli di smartphone mereka.

Pentingnya Menerapkan Program Mobile Loyalty untuk Brand Anda

Program loyalty umumnya diterapkan dengan cara memberikan reward kepada customer. Tujuannya untuk menjalin engagement serta mengoptimalkannya. Apabila Anda ingin menerapkan mobile loyalty maka ada banyak aspek yang perlu diperhatikan. Satu hal yang pasti, yakni customer akan lebih senang jika mereka dapat mengumpulkan dan mengaktivasi reward dengan mudah, serta prosesnya cepat.

Lebih dari 90% customer pengguna dompet digital telah disurvei oleh Vibes, dan para customer tersebut menyatakan bahwa mereka lebih senang menyimpan kupon dan penawaran lainnya di dompet digital mereka tersebut. Lalu, lebih dari setengah customer tersebut menyampaikan bahwa mereka lebih tertarik kepada bisnis yang memberikan layanan mobile tersebut. Maka dari itu, ini merupakan cara efektif lainnya untuk mengoptimalkan engagement antara customer dan brand Anda.

Mengenal Kunci Sukses Program Mobile Loyalty

Konsumen yang menggunakan internet mobile telah terbiasa dengan layanan yang super cepat. Cara lama yang mengharuskan customer untuk menukarkan receipt setelah pembelian, atau hal-hal semacamnya, kini sudah dianggap tidak perlu dan terlalu menyita waktu. Strategi mobile yang paling sukses bisa mengintegrasikan berbagai aspek program tersebut, dan memberikan pengalaman belanja frictionless atau “tanpa gesek” seoptimal mungkin untuk customer. Jadi, customer sudah tidak perlu lagi membawa kartu membership atau semacamnya.

Contohnya, riset dari Nielsen menemukan bahwa dompet digital mampu menarik 67% partisipan di seluruh dunia, berkat fitur kemudahannya untuk mendapatkan dan menggunakan reward secara otomatis. Menurut Forbes, di Amerika Serikat, 38% partisipan mengatakan bahwa mereka lebih senang dengan aplikasi pihak ketiga, yang memberikan semua informasi program loyalty sekaligus dalam satu platform.

Namun, tetap pastikan bahwa perusahaan Anda tidak semata-mata hanya mengandalkan apps saja. Sebab, setiap customer Anda pasti memiliki preferensi cara berkomunikasi yang berbeda dengan brand Anda. Tetap gunakan email, SMS, media sosial, mobile apps serta dompet digital untuk menjaga engagement dengan customer.

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured