<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

4 min read

Promosikan Bisnis Anda dengan Customer Advocacy Marketing!

.

Konsep customer advocacy marketing untuk promosi bisnis  (1)

Setiap bisnis tentunya ingin produk atau layanannya dikenal semakin banyak orang sehingga jumlah pelanggan dan penjualan pun meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut, biasanya setiap bisnis memiliki tim marketing yang bertugas melakukan promosi. Namun, terdapat satu jenis konsep marketing yang dianggap paling efektif dibanding yang lainnya, yaitu customer advocacy marketing.

Apa itu customer advocacy marketing dan bagaimana cara menerapkannya untuk mempromosikan bisnis Anda? Simak selengkapnya pada artikel berikut!

Apa itu customer advocacy marketing?

Customer advocacy marketing adalah sistem marketing yang menggunakan pelanggan sebagai pihak untuk memasarkan bisnis kepada calon pelanggan lain. Saat ini strategi advocacy marketing sangat diminati oleh para pebisnis. Pasalnya, selain efektif teknik ini pun jauh lebih terjangkau daripada teknik marketing lain karena hanya membutuhkan pelanggan.

Advocacy marketing lebih efektif dari endorser ternama

Sekilas, mungkin terdengar ganjil kalau pelanggan yang merupakan orang biasa bisa menghasilkan promosi bisnis yang lebih efektif daripada iklan ataupun endorser ternama. Namun, terdapat berbagai faktor yang membuat advocacy marketing sangat efektif.

  1. Rasa percaya

    Di era ini, pelanggan semakin berhati-hati dalam membuat keputusan pembelian produk. Mereka mencari informasi dari sumber yang paling credible atau dapat dipercaya. Rasa percaya adalah faktor penting yang membuat advocacy marketing lebih efektif daripada bentuk marketing lainnya.
    Penelitian dari Nielsen menemukan bahwa 83% pelanggan mempercayai rekomendasi yang mereka dapat dari teman dan keluarga. Ketika kita tau orang merekomendasikan suatu produk pada kita dengan tulus, kita akan jauh lebih mempercayai mereka daripada iklan yang kita lihat di media.
  2. Media sosial

    Dengan banyaknya orang yang menggunakan media sosial di jaman ini, advocacy marketing menjadi semakin efektif. Dahulu, mungkin orang hanya berkesempatan membicarakan dan merekomendasikan bisnis Anda ketika sedang bertemu atau berkumpul dengan kerabatnya. Kini, kesempatan tersebut lebih besar lagi, karena banyak orang kini menggunakan media sosial untuk membagikan pengalaman dan pendapat mereka. Cukup dengan satu foto atau video singkat disertai kata-kata, orang tanpa sadar sudah mempromosikan suatu produk atau layanan pada semua pengikutnya di media sosial.
    Sebagai contoh, jika seorang pelanggan biasa memiliki 300 pengikut di media sosialnya, mereka berpotensi mempromosikan bisnis Anda ke 300 orang. Jika Anda punya 100 pelanggan setia yang melakukan hal yang serupa, Anda sudah bisa mencapai 30000 orang!

Manfaat customer advocacy marketing

Manfaat dari customer advocacy marketing lebih dari sekedar mempromosikan bisnis Anda ke lebih banyak orang. Berikut berbagai keuntungan dari advocacy marketing:

  1. Membangun customer loyalty dan retention

    Tahukah Anda bahwa advocacy marketing berpengaruh langsung terhadap customer loyalty dan retention? Bagi setiap bisnis yang baru memulai, tentunya advocacy marketing adalah cara efektif untuk menarik pelanggan baru. Namun, yang lebih penting adalah membangun kesetiaan atau loyalty dari pelanggan tersebut agar bisnis bisa terus mempertahankan mereka, atau yang disebut sebagai retention.
    Menurut penelitian dari University of Pennsylvania, pelanggan yang datang atas hasil rekomendasi pelanggan lain memiliki tingkat loyalty 18% lebih tinggi dan retention rate 37% lebih tinggi dari pelanggan biasa. Lebih baiknya lagi, pelanggan loyal ini pun dapat mempromosikan bisnis Anda pada lebih banyak orang sehingga siklus ini terus berjalan.
  2. Meningkatkan brand value

    Dengan advocacy marketing, nilai atau value dari bisnis Anda meningkat dan bisnis Anda semakin dipercaya. Advocacy marketing membuat bisnis Anda memiliki reputasi yang baik di kalangan yang luas. Pelanggan pun lebih mungkin memilih bisnis Anda di tengah banyaknya kompetitor yang lebih murah karena Anda sudah meng-establish tingkat kepercayaan yang baik dengan mereka. 
  3. Meningkatkan revenue

    Advocacy marketing juga memiliki dampak positif terhadap revenue bisnis. Faktanya, meningkatkan advocacy marketing sebesar 12% saja dapat meningkatkan pertumbuhan revenue sebesar 2x lipat. Selain itu, customer advocacy marketing juga menghasilkan penjualan 2x lebih banyak dari iklan berbayar.

Dengan banyaknya manfaat dari advocacy marketing, tentunya akan sangat baik jika Anda menerapkannya dalam bisnis Anda. Bagaimana caranya?

Langkah-langkah advocacy marketing

  1. Optimalkan kualitas produk dan layanan

    Langkah pertama ini tentunya sangat penting. Jika pelanggan tidak puas dengan bisnis Anda, mereka tidak akan mau merekomendasikan Anda pada orang-orang di sekitar mereka. Maka, pastikan produk dan layanan yang Anda berikan memiliki kualitas terbaik dan konsisten. Jika perlu, berikan survey pelanggan untuk mendapat feedback berharga dari mereka.
  2. Sediakan cara mudah untuk menjadi advocate

    Pelanggan mungkin saja membicarakan produk Anda dimanapun dan kapanpun. Masalahnya, Anda tidak selalu tahu kapan ini terjadi. Maka, Anda perlu menyediakan cara dimana pelanggan dapat mempromosikan bisnis Anda dan Anda pun dapat mengetahui persis jika mereka berhasil melakukannya. Misalnya, jika Anda memiliki loyalty app atau loyalty program, ajak pelanggan mendaftar dan berikan link unik yang bisa mereka bagikan untuk mempromosikan produk Anda.
  3. Berikan reward yang menarik

    Menurut penelitian Texas Tech University, Dari semua pelanggan yang puas terhadap suatu bisnis, 83% sebenarnya mau merekomendasikan bisnis tersebut, tapi hanya 29% yang benar-benar melakukannya. Cara paling sederhana mendorong pelanggan untuk mempromosikan bisnis Anda adalah melalui pemberian reward yang menarik bagi pelanggan yang berhasil membawa teman atau kerabat menjadi pelanggan baru. Dengan begitu, pelanggan akan menjadi semakin termotivasi untuk melakukan advocacy marketing!

Sudahkah Anda menerapkan teknik marketing paling efektif ini untuk mempromosikan bisnis? Jika Anda tertarik memulai advocacy marketing, tapi masih bingung cara memulainya, hubungi kami karena kami akan dengan senang hati membantu Anda!

Request a Demo

Nida Amalia
By Nida Amalia

SEO and Content Marketing Specialist who loves art, music, and movie.

Featured