
Lucky draw dan Gift with Purchase (GWP) bukan sekadar gimmick marketing. Jika dijalankan dengan timing dan strategi yang tepat, keduanya bisa jadi campaign yang ampuh untuk mendorong penjualan, meningkatkan engagement, dan membangun loyalitas.
Program jangka pendek seperti ini mampu menggerakkan dua sisi sekaligus: membangun antusiasme konsumen dan memperkuat loyalitas channel partner.
Beberapa brand besar bahkan telah mengadakan mekanisme lucky draw dan GWP menjadi kampanye berbasis data yang scalable. Hasilnya? Aktivasi sederhana berubah menjadi momen loyalty yang terasa relevan.
Berikut tujuh contoh brand yang berhasil memaksimalkan lucky draw dan GWP, lengkap dengan insight yang bisa diterapkan dalam strategi promo Anda.
1. NGK Busi: Mempererat Hubungan dengan Channel Partner Lewat Lucky Draw

Di industri otomotif, mekanik dan pemilik bengkel punya pengaruh besar dalam menentukan produk apa yang dipakai dan direkomendasikan ke konsumen. NGK Busi, salah satu brand busi paling dipercaya di Indonesia, memahami hal ini dan secara konsisten membangun hubungan kuat dengan jaringan partnernya.
Tantangannya:
NGK Busi sudah memiliki aplikasi loyalty yang berjalan baik untuk jaringan mitranya. Tapi mereka ingin menambahkan elemen excitement selama periode campaign penjualan agar engagement tetap tinggi.
Strateginya:
Lucky draw diintegrasikan langsung ke dalam ekosistem loyalty NGK yang sudah ada. Mekanik dan pemilik bengkel yang membeli busi dari distributor cukup scan QR code di kemasan produk menggunakan fitur Scan di aplikasi loyalty. Setiap scan menghasilkan poin, yang kemudian bisa ditukar menjadi kupon undian.
Di akhir periode, NGK Busi mengumumkan pemenang melalui live streaming di channel YouTube resmi mereka; transparan, seru, dan bisa disaksikan semua orang.
Yang Bisa Dipelajari:
Jika brand Anda sudah memiliki program loyalty, tambahkan aktivitas taktis seperti lucky draw untuk menjaga momentum. Gunakan platform yang sudah familiar bagi partner agar partisipasi terasa mudah dan natural.
2. Goodyear Indonesia: Lucky Draw Lebih Mudah Lewat WhatsApp

Goodyear, salah satu produsen ban terkemuka di dunia, ingin meningkatkan engagement pelanggan lewat campaign lucky draw musiman dengan hadiah premium. Targetnya jelas: meningkatkan pembelian sambil memberi apresiasi ke pelanggan loyal.
Alih-alih meminta pelanggan mendownload aplikasi baru, Goodyear menjalankan seluruh program ini melalui WhatsApp; mudah diakses, tanpa ribet.
Strateginya:
Campaign bertajuk Goodyear Luxury Raffle – Drive to Win Mercedes ini menggunakan WhatsApp sebagai channel utama untuk registrasi dan partisipasi. Pelanggan cukup membeli SKU ban tertentu, memasukkan nomor Worry Free Assurance (WFA), dan mengupload struk pembelian untuk mendapatkan kupon undian.
Semua prosesnya; dari registrasi, upload struk, hingga pengecekan kupon undian, dilakukan langsung lewat chatbot WhatsApp.
Pengundian pun disiarkan secara live di YouTube resmi untuk menjaga transparansi.
Yang Bisa Dipelajari:
Semakin sederhana mekanisme, semakin tinggi partisipasi. Platform yang sudah digunakan sehari-hari seperti WhatsApp jauh lebih efektif dibanding sistem loyalty yang kompleks.
3. Motul Indonesia: Dari Verifikasi Produk ke Program Engagement

Produk palsu adalah masalah nyata di pasar pelumas otomotif. Motul Indonesia ingin memastikan setiap produk yang dibeli adalah asli, sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan setia mereka.
Solusinya? Lucky draw berbasis WhatsApp yang dijalankan bersamaan dengan program verifikasi produk.
Strateginya:
Motul memanfaatkan QR code yang sudah tercetak di kemasan produk; yang biasanya digunakan untuk mengecek keaslian barang; dan menghubungkannya dengan program lucky draw bernama Kebut Hadiah Motul melalui WhatsApp.
Pemilik kendaraan cukup membeli produk Motul dari bengkel resmi, chat dengan WhatsApp bot untuk registrasi, memasukkan kode bengkel, dan mengupload foto QR code pada kemasan untuk mendapatkan tiket undian.
Pada 31 Januari 2025, Motul menggelar acara pengundian live di Garasi Drift Headquarters, Jakarta Timur, untuk mengumumkan para pemenang.
Yang Bisa Dipelajari:
Lucky draw tidak harus hanya soal hadiah. Program ini bisa sekaligus menjawab tantangan bisnis yang lebih besar, seperti memverifikasi keaslian produk atau mengumpulkan data yang lebih akurat. Kuncinya: bangun di atas sistem yang sudah ada, bukan mulai dari nol.
4. Me-O: Dongkrak Penjualan Ritel dengan Lucky Draw yang Simpel

Pasar makanan hewan cukup kompetitif. Me-O ingin mendorong pembelian di retailer tertentu sekaligus meningkatkan traffic toko.
Strateginya:
Lewat program lucky draw berbasis WhatsApp bernama Me-Omberi, Me-O membuat proses partisipasi semudah tiga langkah: scan, chat, dan upload struk.
Pelanggan yang berbelanja di atas nominal tertentu di retailer pilihan cukup scan QR code di banner promosi toko, registrasi melalui WhatsApp, dan upload struk pembelian. Sistem akan otomatis memverifikasi struk dan memberikan kupon undian untuk setiap transaksi yang memenuhi syarat.
Ada sentuhan istimewa di program ini: setiap transaksi juga menyumbang donasi makanan kucing ke shelter hewan; menambah dimensi emosional pada campaign ini.
Pengumuman pemenang dilakukan melalui live raffle di YouTube, memastikan proses yang transparan dan seru.
Yang Bisa Dipelajari:
Lucky draw taktis sangat efektif untuk mendorong sell-through di retail. Buat prosesnya singkat dan gunakan channel yang familiar seperti WhatsApp agar partisipasi terasa natural dan effortless.
5. Danone-AQUA: Menggerakkan Retail Tradisional dengan Program GWP

Sebagai salah satu brand paling ikonik di Indonesia, Danone-AQUA memiliki jaringan ritel tradisional yang sangat luas. Menjaga para retailer ini tetap termotivasi adalah kunci untuk memastikan produk tetap terdistribusi dengan baik bahkan di daerah-daerah terpencil sekalipun.
Strateginya:
Lewat program GWP AQUA Tebar Untung, retailer mengumpulkan kode unik dari box edisi khusus dan mengirimkannya via WhatsApp untuk mendapatkan poin reward. Poin dapat ditukar menjadi saldo e-wallet atau hadiah digital lainnya.
Yang Bisa Dipelajari:
Channel tradisional pun bisa digerakkan dengan tools digital sederhana. Ketika partisipasi dibuat mudah, retailer akan lebih terdorong memprioritaskan produk Anda.
6. Anessa: Program GWP Dengan Instant Digital Reward

Konsumen beauty dikenal kritis dan sangat responsif terhadap pengalaman yang menyenangkan dan instan. Anessa, brand skincare Jepang terkemuka di bawah naungan Shiseido, ingin memberikan apresiasi nyata bagi pelanggan setia sekaligus mendorong pembelian di berbagai mitra ritel mereka.
Strateginya:
Anessa meluncurkan program GWP berbasis WhatsApp di mana pelanggan yang membeli produk tertentu bisa mengupload struk dan langsung mendapatkan hadiah digital berupa langganan VIU gratis selama 3 bulan.
Prosesnya sangat sederhana: registrasi melalui WhatsApp, foto struk pembelian, transaksi akan diverifikasi secara otomatis, dan hadiah langsung diterima.
Yang Bisa Dipelajari:
Konsumen masa kini mengharapkan kecepatan dan kemudahan. Hadiah digital yang bisa langsung diterima menjawab kedua ekspektasi tersebut sekaligus.
7. Coca-Cola: Jadikan Momen Nonton Film Lebih Rewarding

Bagi brand global seperti Coca-Cola, setiap channel adalah peluang untuk terhubung dengan konsumen. Untuk mendorong penjualan di mitra bioskop, Coca-Cola menjalankan program GWP yang menyasar para penonton.
Strateginya:
Penonton yang membeli combo special; paket snack dengan minuman Coca-Cola, bisa langsung ikut promo dengan cara yang sangat mudah. Cukup scan QR code di banner promosi atau hubungi akun WhatsApp resmi Coca-Cola, lalu registrasi, upload struk pembelian, dan langsung dapatkan voucher minuman gratis.
Yang Bisa Dipelajari:
GWP berbasis partnership (bioskop, convenience store, dll) efektif mengaitkan brand dengan momen lifestyle konsumen. Kuncinya ada pada proses redeem yang instan dan menyenangkan.
Wrap up!
Dari ketujuh brand ini terlihat satu pola yang sama:
-
-
- Mekanisme dibuat sederhana
- Platform yang digunakan sudah familiar
- Teknologi dimanfaatkan untuk otomatisasi
- Ada tujuan bisnis yang jelas di balik campaign
-
Lucky draw dan GWP bukan soal hadiah yang besar. Yang menentukan keberhasilan adalah bagaimana program tersebut terintegrasi dengan strategi penjualan, distribusi, dan loyalty Anda.
Ketika dirancang dengan tepat, campaign sederhana bisa menjadi penggerak engagement jangka panjang.