<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
REQUEST A DEMO

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

Definisi Customer Retention Serta Pentingnya Mempertahankan Pelanggan

.

Customer retention merupakan tindakan yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan customer supaya tetap menggunakan produk dan layanan mereka. Hal yang mengejutkan adalah, tidak semua bisnis memprioritaskan customer retention. Berdasarkan data dari Forbes, pada tahun 2012 banyak bisnis yang memprioritaskan driving sales, sementara customer loyalty menjadi prioritas terakhir.

Sebanyak 25% - 40% dari total pendapatan bisnis yang sudah stabil, didapat dari returning customer. Repeat customer bisa melipatgandakan pendapatan hingga 3-7 kali lebih banyak daripada one-time buyer. Mendapatkan customer baru memang penting namun lebih penting lagi untuk mempertahankan customer lama yang sudah menjadi pelanggan. Semakin tinggi customer retention Anda, makin banyak pula profit yang bisa didapatkan oleh brand Anda.

22

Keuntungan Customer Retention

Banyak perusahaan yang menghabiskan waktu dan biaya untuk mendapatkan customer baru, karena hal tersebut dianggap sebagai cara mudah untuk meningkatkan revenue. Padahal, mempertahankan customer lama itu membutuhkan waktu yang lebih cepat serta efektif. Lebih mudah menjual kepada customer yang sudah mengenal brand Anda, daripada menghabiskan waktu untuk marketing sambil mencari customer baru.

Begitu perusahaan Anda sudah fokus kepada customer retention, Anda akan mengetahuinya sendiri bahwa strategi tersebut bisa lebih efektif. Customer lama Anda sudah familiar dengan brand Anda serta memiliki ketertarikan terhadap produk Anda. Jadi, mempertahankan pelanggan tersebut merupakan strategi kunci untuk sustainable growth. Kenyataannya, biaya yang dibutuhkan untuk mencari customer baru bisa mencapai lima kali lebih banyak daripada mempertahankan customer lama. Di samping itu, peningkatan customer retention 5% saja bisa menaikkan profit hingga 125%.

Membangun Customer Relationship yang Kuat

Ketika bisnis Anda gagal membangun customer relationship yang kuat, maka kemungkinannya 20% dari customer Anda akan pergi meninggalkan Anda. Dalam beberapa industri bisnis, angka persentase tersebut bahkan bisa lebih tinggi. Hasil dari customer retention akan terlihat seiring berjalannya waktu dan perubahan sekecil apapun dalam customer retention dapat menciptakan pengaruh besar. Berikut adalah strategi untuk membangun relationship yang kuat dengan customer Anda:

Mendata Customer yang Tidak Aktif

Banyak bisnis yang menginvestasikan waktu dan uang untuk membangun customer relationship. Namun, seringkali ini terlupakan begitu ada initial sale. Padahal, seperti yang sudah disebutkan bahwa cara termudah untuk mengembangkan bisnis Anda yakni dengan mempertahankan customer lama Anda. Mulailah dengan mendata berapa banyak customer Anda yang sudah tidak aktif, jarang membeli brand Anda, dan lakukan upaya untuk memperbaiki customer relationship dengan mereka.

Bawa Kembali Customer yang Telah Pergi

Kebanyakan customer Anda yang sudah tidak aktif akan senang hati membangun kembali relationship dengan Anda, apabila Anda melakukan pendekatan yang tepat. Ini merupakan cara tercepat dan termudah untuk meningkatkan penjualan, karena customer tersebut sudah pernah menggunakan produk dan layanan Anda sebelumnya. Jadi, pada dasarnya mereka sudah memiliki ketertarikan terhadap brand Anda. Anda bisa menghubungi customer tersebut, cari tahu mengapa mereka lama tidak membeli dari Anda, tunjukkan bahwa Anda senang jika mereka kembali.

Memberikan Pelayanan Terbaik

Cara terbaik untuk mempertahankan customer adalah dengan memberikan pelayanan yang luar biasa. Ini juga dapat mendatangkan customer baru, karena customer lama Anda akan bercerita mengenai brand Anda yang produknya berkualitas dan layanannya memuaskan. Secara tidak langsung, mereka akan merekomendasikan brand Anda kepada customer baru. Maka dari itu, selalu berikan respon cepat kepada customer, pastikan memberikan layanan terbaik, dan penuhi komitmen Anda.

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured

Subscribe Here!