<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

Strategi Pemasaran Terbaik untuk Mempertahankan Customer

.

Customer retention merupakan angka persentase yang menunjukkan hubungan antara perusahaan dengan customer. Di mana, ketika hubungan tersebut bisa berjalan dengan stabil, maka bisnis Anda akan dapat mempertahankan customer dalam jangka panjang. Pada dasarnya, customer retention merupakan konsep yang sederhana. Jadi, fokusnya membuat customer senang, sebab ketika customer puas maka mereka akan merasa nyaman untuk melakukan komunikasi dengan Anda secara berkala. Dengan begitu, customer akan menjadi loyal dan selalu kembali kepada Anda.

Hal tersebut menjadi sebuah faktor yang memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan bisnis Anda. Sebagai contoh, perusahaan yang bisa meningkatkan jumlah customer baru hingga 20% dalam setahun, namun berhasil mempertahankan hanya 85% pelanggan lama, akan mengalami peningkatan growth rate sebesar 5% saja. Namun, perusahaan bisa menambah angka growth rate tersebut hingga tiga kali lipat jika berhasil mempertahankan 95% pelanggan mereka.

 

19

Keuntungan Customer Retention dalam Meningkatkan Profit

Meningkatknya growth rate merupakan salah satu keuntungan dari customer retention. Ada lagi keuntungan penting lainnya dengan menerapkan customer retention. Keuntungan tersebut yakni meningkatnya profit perusahaan. Sebab, biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan customer baru, hingga menjadikan mereka pelanggan, jauh melebihi bujet untuk mengelola customer lama yang sudah berlangganan kepada Anda. Jadi, semakin lama Anda bisa mempertahankan pelanggan lama Anda, makin banyak pula biaya acquisition yang berkurang, sehingga akan menambah profit perusahaan dalam jangka panjang.

Pentingnya Menargetkan Customer yang Tepat untuk Retention

Banyak strategi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan customer retention rate. Tentu saja, basic tool untuk mempertahankan customer yakni dengan menyediakan produk dan layanan yang berkualitas tinggi. Dengan memberikan produk dan layanan berkualitas maka Anda bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya masalah saat customer menggunakannya. Hal tersebut akan membuat customer merasa puas serta ingin selalu kembali pada Anda.

Namun, penting untuk diingat, terutama bagi bisnis kecil, bahwa perusahaan tidak bisa semata-mata menerapkan upaya peningkatan customer retention rate saja. Jadi, hal yang perlu dicatat yakni, perusahaan harus memastikan target customer yang tepat untuk dipertahankan. Customer tersebut adalah mereka yang diperkirakan bisa mendatangkan profit tinggi bagi bisnis Anda. Sederhananya, customer retention tidak hanya merupakan sebuah program tunggal, melainkan bagian dari manajemen customer relation secara keseluruhan.

Strategi Tepat Agar Berhasil Menerapkan Customer Retention

Salah satu strategi customer retention yang paling mendasar yakni dengan berfokus kepada employee retention. Perusahaan yang karyawannya silih berganti umumnya akan sulit mempertahankan hubungan personal dengan customer. Bahkan jika hubungan tersebut bisa terjalin dengan baik, ada kemungkinan customer ikut pergi, saat karyawan yang menjadi contact person untuknya berhenti dari perusahaan Anda. Tidak hanya itu, keluar masuknya karyawan dengan rentang waktu singkat juga bisa menciptakan lingkungan kerja yang negatif, sehingga menurunkan kualitas layanan yang diberikan kepada customer. Oleh karena itu, untuk mengurangi intensitas pergantian karyawan, perusahaan bisa memberikan jenjang karier yang menguntungkan bagi karyawannya.

Metode lainnya yang juga efektif dilakukan yaitu dengan memberikan pelayanan secara menyeluruh dari semua elemen perusahaan. Jadi, bukan hanya mengandakan satu contact person saja. Namun, Anda bisa menanamkan kebiasaan kepada semua karyawan agar memberikan pelayanan secara personal dari hati, untuk semua customer terutama pelanggan lama. Selain layanan dari karyawan, Anda juga bisa menjaga komunikasi dengan customer pelanggan melalui email newsletter, promo menarik, dan masih banyak lagi. Jadi, customer retention memang penting untuk diterapkan terutama di bidang industri yang selalu berubah, ditandai dengan perubahan harga dan produk sewaktu-waktu.

Request a Demo

 

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured