<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">

TADA Marketing & Customer Retention Blog

2 min read

3W1H Tentang Referral Marketing, Pedoman Bisnis Anda

.

frequently-asked-questions-landing-page_41910-350

Anda tentu sudah sering mendengar tentang referral marketing. Meski diklaim sebagai salah satu faktor paling mudah dan efektif untuk mengembangkan bisnis, nyatanya banyak orang yang masih kesulitan menerapkan referral marketing hingga bisa mencapai hasil terbaiknya. 

Hal ini bisa jadi dikarenakan Anda masih belum terlalu mengenal dan memahami dengan baik apa itu referral marketing. Nah, ada baiknya simak dulu 3W1H tentang referral marketing yang akan jadi pedoman terbaik untuk bisnis Anda.

What: Apa itu referral marketing?

Yang disebut sebagai referral marketing adalah sebuah proses pemasaran yang dilakukan oleh konsumen. Dalam hal ini, konsumen menjadi orang yang mempromosikan sebuah produk, baik itu berupa barang atau jasa. Konsumen bisa menjadi seorang promotor karena banyak faktor. Yang pertama, konsumen merasa sangat puas dan mendapatkan banyak manfaat dari produk terkait, sehingga dengan suka rela ingin membagikan informasi mengenai produk tersebut kepada orang-orang yang dikenalnya. Yang kedua, konsumen merasa termotivasi oleh reward atau insentif yang diberikan brand jika mereka melakukan referral.

Why: Mengapa referral marketing efektif untuk mengembangkan bisnis?

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa konsumen saat ini sudah tidak terlalu percaya pada iklan maupun promosi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Konsumen jauh lebih percaya terhadap review atau rekomendasi yang diberikan orang biasa. Dalam hal ini, orang biasa yang dimaksud adalah konsumen lain yang juga memiliki pengalaman dalam menggunakan suatu produk. Dari sini, bisa ditarik kesimpulan jika referral yang dilakukan oleh konsumen akan lebih efektif untuk menarik perhatian pembeli baru, dibandingkan sistem marketing lainnya. Meski demikian, berhasil tidaknya referral sangat tergantung pada bagaimana sebuah brand menjalin engagement dengan konsumen mereka.

When: Kapan saat yang tepat untuk melakukan referral marketing?

Konsumen di era modern ini sangat terbuka tentang referral. Mereka menganggap referral merupakan bentuk hubungan timbal balik dari sebuah brand dengan konsumennya. Namun tetap saja Anda harus tahu kapan waktu yang tepat untuk meminta referral supaya tingkat keberhasilannya lebih tinggi. Banyak ahli marketing sepakat bahwa permintaan akan referral bisa dilakukan ketika konsumen merasakan keuntungan dari produk Anda. Idealnya, hal ini terjadi tidak lama setelah pembelian ketika konsumen masih merasa excited dengan produk baru yang dimilkinya. Sedangkan waktu yang dianggap kurang tepat untuk meminta referral adalah ketika konsumen baru saja melakukan komplain atau menunjukkan ketidakpuasannya akan produk Anda.

How: Bagaimana cara mendapatkan referral yang berkualitas?

Referral yang berkualitas akan terjadi ketika konsumen merasa percaya sepenuhnya terhadap sebuah brand. Untuk menciptakan kepercayaan ini, tentu saja perlu waktu dan usaha dalam menjalin hubungan baik yang saling menguntungkan. Menjaga kualitas produk dan layanan juga jadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Setelah mendapatkan kepercayaan konsumen, baru Anda bisa melangkah ke tahap selanjutnya yakni menyampaikan visi misi perusahaan dan meminta konsumen menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut. Jelaskan konsep referral yang Anda inginkan, berikan juga informasi mengenai keuntungan apa saja yang bisa diperoleh konsumen melalui referral yang mereka lakukan. Pastikan juga konsumen tahu bahwa orang lain yang menerima referral dari mereka juga akan mendapatkan keuntungan yang sama.

Memahami dengan baik seluk beluk referral marketing akan mempermudah Anda menemukan strategi terbaik untuk mendapatkan lebih banyak konsumen potensial.

Featured

Subscribe Here!