<img height="1" width="1" style="display:none" src="https://q.quora.com/_/ad/cdf864df410c4a65a91da8ac8d6f477e/pixel?tag=ViewContent&amp;noscript=1">
Request a Demo

TADA Marketing & Customer Retention Blog

3 min read

Kendala Terbesar Paling Sering Terjadi dalam Marketing

.

Setiap marketer menghadapi tantangan yang berbeda. Meskipun tujuan setiap bisnis sama, namun ada tim marketing yang kesulitan mendapatkan tenaga yang kompeten, sementara yang lainnya mengalami kendala terkait teknologi untuk memenuhi kebutuhan pemasaran mereka. Apapun kondisinya, selalu ada minimal satu bidang yang bisa Anda optimalkan. Dengan kata lain, selalu ada kesempatan untuk mengoptimalkan strategi marketing Anda, serta mengubahnya menjadi cara yang lebih efektif dalam menghasilkan revenue.

4 (udah 7, 79)

Hal tersebut bisa tercapai ketika Anda berhasil mengatasi masalah, yang biasanya dialami oleh tim marketing. Kendala tersebut ada beragam, namun biasanya yang paling umum terjadi merupakan masalah yang sama. Berikut adalah kendala dan tantangan yang paling sering dialami oleh tim marketing:

Menghasilkan Traffic dan Leads

Menurut laporan State of Inbound 2017, mendapatkan traffic dan leads merupakan tantangan nomor satu untuk marketing. Umumnya tim marketing kesulitan untuk mendapatkan audience yang benar-benar berminat dengan konten mereka. Seiring berjalannya waktu dan semakin ketatnya persaingan, ini bahkan menjadi tantangan yang semakin besar. Apalagi ada lautan kompetitor yang sama-sama mempromosikan konten mereka kepada customer.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memastikan dua hal: Apakah Anda sudah benar-benar menghasilkan konten yang berkualitas tinggi dan layak jika audience membayarnya? Dan, apakah Anda memahami betul jenis konten yang diinginkan audience Anda? Contohnya, HubSpot Research menemukan bahwa 53% konsumen lebih menginginkan konten video di masa mendatang, sementara hanya 14% yang ingin menyimak postingan blog. Dari sini, Anda bisa menggali lebih dalam tentang konten berkualitas yang benar-benar diinginkan oleh customer Anda.

Menghitung ROI untuk Aktivitas Marketing

Saat harus menghitung ROI, Anda memang perlu benar-benar menyediakan waktu dan tenaga untuk memperhitungkan, serta mengaitkan aktivitas marketing dan hasil penjualan. Anda bisa melakukannya dengan bantuan software marketing dan bantuan CRM dari platform marketing.

Request a Demo

Dari sini, Anda bisa mengetahui berapa banyak leads dan customer yang bisa diperoleh dari aktivitas marketing Anda. Jadi, kuncinya terletak pada kalkulasi yang tepat sehingga menciptakan hasil yang lebih akurat.

Menyimpan Bujet Lebih Banyak

Memiliki lebih banyak bujet merupakan kendala besar bagi marketing di seluruh dunia. Seringkali, mendapatkan bujet lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan. Ini lebih sering dialami oleh bisnis atau organisasi kecil, yang tidak memiliki anggaran terukur untuk marketing. Namun, sebenarnya cara menghemat bujet untuk tim marketing Anda tidaklah sesulit itu. Ada upaya yang bisa Anda lakukan.

Kunci untuk mendapatkan bujet yaitu dengan memperhitungkan ROI dari upaya marketing Anda. Menurut laporan dari HubSpot, perusahaan yang bisa mengkalkulasi ROI dapat memiliki bujet yang lebih besar pula. Selain itu, inbound marketing yang sukses juga dapat memberikan bujet lebih besar untuk Anda. Strategi yang efektif tentu saja memberikan hasil yang lebih baik. Selain itu, data dari HubSpot menunjukkan bahwa marketer yang merasa yakin dengan strategi marketing-nya, bisa memperoleh bujet 2x lebih tinggi untuk tim marketing mereka. Namun perlu diingat bahwa inbound marketing membutuhkan upaya dalam waktu yang lama. Jadi, begitu Anda mulai, jangan pernah berhenti di tengah jalan.

Ketika Perusahaan Mengalami Kendala Marketing

Apakah bisnis Anda mengalami kendala seperti yang telah disebutkan pada poin-poin sebelumnya? Kendala tersebut hanya beberapa saja dari keseluruhan tantangan yang biasa dialami tim marketing. Analisa yang menyeluruh terhadap strategi marketing Anda, serta penilaian untuk performa marketing bisa membantu Anda mengetahui peluang terbesar marketing Anda. Ini membantu Anda fokus terhadap area yang perlu dibenahi, sehingga Anda bisa mulai menerapkan marketing yang jauh lebih efektif.

Clara Alverina
By Clara Alverina

I'm marketing enthusiastic and inherently understands that the customer is the single most valuable asset an organization can have, and driven by the unrelenting pursuit of customer-retention focus, engagement and customer experience.

Featured