Apa Itu Loyalty Program untuk Customer dan Channel Partner?

Topics:

Jan 8, 2024 • 9 min read

Loyalty Program untuk Customer dan Channel Partner

Dalam bisnis, ada dua pihak yang sama-sama krusial dalam menjaga roda pertumbuhan tetap berputar: end-customer dan channel partner seperti distributorretailer, agen, atau pemilik toko. Keduanya memegang peran yang saling melengkapi. Tanpa pelanggan, revenue tidak akan bergerak. Tanpa channel partner, distribusi produk akan tersendat dan market coverage sulit berkembang.

Karena itu, pertanyaan strategis hari ini bukan lagi sekadar “bagaimana mendapatkan pelanggan baru?”, melainkan “bagaimana mempertahankan pelanggan dan partner yang sudah ada agar terus bertumbuh bersama brand?” Berbagai studi menunjukkan bahwa biaya mengakuisisi pelanggan baru bisa mencapai 5–7 kali lebih mahal dibandingkan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Di sinilah loyalty program berperan penting. Bukan lagi sekadar program tambahan atau gimmick marketing, melainkan strategi inti yang membantu bisnis menciptakan stabilitas, konsistensi pendapatan, dan pertumbuhan jangka panjang.

Apa yang Dimaksud dengan Program Loyalty?

Program loyalty adalah inisiatif strategis yang dirancang untuk memberikan reward, benefit, atau pengalaman eksklusif kepada pelanggan maupun channel partner dengan tujuan mendorong perilaku yang menguntungkan bisnis.

Tujuan utamanya meliputi:

  • Meningkatkan repeat order dan frekuensi transaksi
  • Memperpanjang customer atau partner lifetime value
  • Membangun hubungan emosional dan rasa kepemilikan terhadap brand

Reward dapat hadir dalam berbagai bentuk; poin, cashback, hadiah fisik, gift voucher, hingga akses VIP. Namun esensi program loyalty bukan terletak pada apa hadiahnya, melainkan mengapa dan kapan reward tersebut diberikan.

Reward hanyalah lapisan luar. Nilai sesungguhnya adalah bagaimana program ini mendorong pelanggan dan partner untuk memilih brand Anda secara konsisten, merekomendasikannya ke orang lain, dan tetap loyal meskipun kompetitor menawarkan alternatif lain.

Mengapa Loyalty Program Lebih dari Sekadar Reward?

Secara sederhana, loyalty program sering dipersepsikan sebagai program pemberian poin, diskon, atau hadiah. Namun jika dilihat lebih dalam, loyalty program adalah mekanisme value exchange antara brand dan audiensnya.

Reward; baik berupa poin, cashback, hadiah fisik, gift voucher, maupun akses eksklusif, sebenarnya hanyalah pintu masuk. Nilai sejatinya terletak pada perilaku yang berhasil didorong oleh program tersebut. Pelanggan menjadi lebih sering membeli, channel partner lebih aktif menjual dan memprioritaskan brand, hingga tercipta brand preference yang sulit disaingi kompetitor.

Perusahaan yang berhasil mengelola program loyalty dengan baik tidak hanya fokus pada jumlah transaksi, tetapi juga memahami bagaimana setiap interaksi membangun hubungan jangka panjang yang lebih tahan terhadap perang harga dan tekanan kompetisi.

Perbedaan Loyalty Program untuk Customer dan Channel Partner

Retailer Rewards Program loyalty program

1. Program loyalty untuk customer

Program loyalty untuk customer adalah bentuk yang paling umum ditemui. Contohnya dapat ditemukan pada kafe dengan sistem poin, hotel dengan membership, hingga maskapai dengan frequent flyer program. Fokus utamanya adalah membangun emotional attachment sekaligus mendorong frekuensi dan nilai pembelian.

Bagi brand, program customer loyalty bukan sekadar alat untuk menjaga repeat order. Di industri dengan produk yang relatif homogen, loyalty program menjadi alat diferensiasi yang menciptakan switching cost emosional. Pelanggan tidak hanya bertahan karena harga, tetapi karena pengalaman dan benefit yang sudah terbangun.

2. Program loyalty untuk channel partner

Di ranah B2B, loyalty program cenderung lebih kompleks, namun dampaknya sangat strategis. Produsen FMCG, otomotif, farmasi, hingga bahan bangunan sangat bergantung pada distributor, retailer, sales lapangan, dan pemilik toko sebagai garda terdepan di pasar.

Mereka menentukan apakah produk Anda akan tersedia di rak, diprioritaskan dalam promosi, atau bahkan direkomendasikan ke konsumen akhir. Dengan loyalty program yang tepat, perusahaan dapat menggerakkan channel partner untuk:

      • Lebih aktif menjual produk
      • Meningkatkan volume dan konsistensi order
      • Tetap loyal dan tidak mudah berpindah ke brand kompetitor

Dalam banyak kasus, reward yang relevan mampu menjadi motivator yang jauh lebih kuat dibanding sekadar margin tambahan.

Manfaat Strategis Loyalty Program Bagi Bisnis

Loyalty program yang dirancang dengan baik memberikan dampak strategis yang impactful bagi bisnis, antara lain:

      • Meningkatkan Retensi
        Alih-alih terus menguras anggaran untuk akuisisi, bisnis dapat menekan churn melalui insentif berkelanjutan. Retensi yang tinggi menciptakan predictable revenue yang krusial bagi keberlanjutan bisnis.
      • Membangun Loyalitas terhadap Brand
        Insentif yang tepat tidak hanya meningkatkan transaksi, tapi membangun emotional bond yang membuat pelanggan maupun partner merasa menjadi bagian dari brand journey.
      • Meningkatkan Frekuensi Pembelian
        Poin dan benefit mendorong repeat order untuk mendapatkan poin atau insentif yang dapat ditukar ke berbagai reward menarik. Hal ini dapat meningkatkan bottom line perusahaan dan membantu mencapai target penjualan.
      • Mengoptimalkan Basket Size
        Dengan insentif yang tepat, pelanggan maupun partner terdorong untuk membeli lebih banyak dalam setiap transaksi. Efeknya langsung pada bottom line.
      • Mendorong Advocacy
        Partner dan pelanggan yang puas akan secara sukarela merekomendasikan produk Anda. Advocacy ini jauh lebih efektif daripada iklan, karena menciptakan efek word of mouth yang organik.
      • Menghasilkan Aset Data Strategis
        Setiap interkasi dalam program loyalty menghasilkan data berharga yang dapat digunakan untuk personalisasi, forecasting, dan pengambilan keputusan berbasis insight, bukan asumsi.

Jenis Loyalty Program yang Efektif

Berikut adalah berbagai jenis loyalty program yang sering ditemui di berbagai industri.

1. Point-based loyalty atau poin reward

Dalam program ini, pelanggan atau channel partner mendapatkan poin dari aktivitas tertentu seperti pembelian, review, atau partisipasi kampanye. Poin tersebut kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai reward.

Beberapa contoh loyalty program dengan poin reward di Indonesia adalah sebagai berikut:

      • Starbucks Reward
      • Bakmi GMania (Bakmi GM)
      • Ponta Alfamart

2. Tiered loyalty (program level/tingkat)

Program ini membagi member ke dalam beberapa level dengan benefit yang semakin eksklusif seiring meningkatnya tier. Sistem ini efektif untuk mendorong loyalitas jangka panjang dan peningkatan transaksi.

Beberapa contoh program loyalty dengan tier di Indonesia adalah sebagai berikut:

      • ERHA BUDDY
      • Tokopedia
      • Shopee
      • Sephora Beauty Insider

3. WhatsApp loyalty

WhatsApp loyalty adalah jenis loyalty program yang memanfaatkan WhatsApp sebagai channel utama. Program ini mengintegrasikan loyalty engine dengan WhatsApp Business atau WhatsApp API sehingga brand dapat memberikan pengalaman yang lebih personal, real-time, dan relevan.

Berbeda dengan loyalty program berbasis aplikasi yang mengharuskan pelanggan mengunduh platform baru, WhatsApp loyalty memanfaatkan channel yang sudah digunakan pelanggan sehari-hari. Hal ini membuat tingkat adopsi, engagement, dan respons pelanggan menjadi jauh lebih tinggi.

Dalam WhatsApp Loyalty, pelanggan dapat:

      • Mendaftar program loyalty langsung melalui chat WhatsApp
      • Mengecek poin, status membership, atau reward yang tersedia
      • Menerima notifikasi poin, promo eksklusif, dan penawaran personal
      • Menukarkan reward secara langsung melalui chatbot

Kunci Sukses Loyalty Program

 Keberhasilan loyalty program tidak ditentukan oleh besarnya hadiah, melainkan oleh: 

      • Relevansi: insentif harus sesuai kebutuhan pelanggan atau partner.
      • Kemudahan: semakin mudah mekanisme program, semakin tinggi partisipasi.
      • Konsistensi: reward yang konsisten membangun kepercayaan dan kebiasaan jangka panjang.

Program yang tepat akan menjadi flywheel pertumbuhan: semakin banyak yang ikut, semakin banyak data yang terkumpul, semakin presisi strategi yang dijalankan, dan semakin kuat loyalitas yang terbentuk.

Wrap up!

Membangun program loyalty dari nol butuh waktu, biaya, dan sumber daya yang besar. Karena itu, banyak perusahaan kini memilih menggunakan platform loyalty yang sudah terbukti  dan scalable. 

Sebagai leading platform loyalty & rewards di Indonesia, Tada membantu perusahaan membangun program loyalty yang relevan, scalable, dan mudah dijalankan; baik untuk customer maupun channel partner.

Request demo kami sekarang untuk melihat bagaimana loyalty bisa menjadi fondasi baru pertumbuhan bisnis Anda.

Request Our Demo

Profile

Nuraini

Content marketing specialist